mike and andri

|
 |
Tuesday, June 07, 2005
THANX..that's all i can say..
thanks to God for all the great things happened in my life
thanx for all the lovely people i have..my parents, my family, my girlfriend, my frenz at the office, my frenz everywhere..u don't know how much you all meant to me...
my office pals
u guys just make it special, for mas adhi, i dont know that u wrote your bloq yesterday..gee...u got me allright..it was very nice..for mba tris, thanx for the luvly present you gave...for johny, cik renny, cik deasy,rizal..i'm gonna miss u guys..with all your unique...For Babe..thanx for letting me out.dunno what u got in mind at that time
Gee...
Posted at 05:36 pm by mike_kunyix
Permalink
Tuesday, May 10, 2005
COOL .....thanx 2 melda for recommending tis to me..
Little synopsis I quoted from the internet..
After coming back from a trip to China that her friends paid for, Han Ji Eun finds out that they did so only to sell her house while she was away. She returns and finds that the new owner of the house is none other than famous actor Lee Young Jae, whom she happened to meet on her trip. Circumstances bring Young Jae and Ji Eun into a marriage by contract, making them appear as a couple to the public. Under the terms of the contract, they will be married for 6 months while Ji Eun does all the housework. After 6 months, she will get the house back. Ji Eun finds herself falling for Young Jae, but he loves his childhood friend, Hae Won. Young Jae’s friend, Min Hyuk, also shows an interest in Ji Eun. Many interesting and amusing things happen to this “couple” throughout their married life that bring them closer together, but will they really become a couple?
Posted at 10:17 am by mike_kunyix
Permalink
Thursday, April 14, 2005
gila enak bgt nih lagu mario yg judulnya let me love you. Albumnya Let Me Love You jg. THANKS so much buat Launch Cast Radio for the great R&B themes. Gw suka bgt. apalagi gw uda liat video klip nya di MTV, keren abis bokk."must heard" song...tapi jgn yg remix nya ya..denger yg versi aslinya ..oce guys...
Posted at 10:45 am by mike_kunyix
Permalink
Monday, April 11, 2005
10 Cara ‘Lepas’ dari Pacar (Bagian II)
Kalau kemaren udah ada tips 10 cara ‘lepas’ dari Pacar buat kamu para cewek. Nah, sekarang giliran tips buat para cowok buat ‘lepas’ dari pacarnya. Cowok biasanya:
1. Jujur (kalau urusan kaya gini aja langsung bisa jujur)
2. Bawa cewek lain / gebetan baru
3. Selingkuh terang-terangan
4. Bohong (terserah kamu mau bohong apaan)
5. Cari masalah
6. Bikin ilfil (nyanyi dangdut keras-keras di depan rumahnya pas malem minggu)
7. Cuekin abis-abisan, dengan kemungkinan si cewek bete abis-abisan juga.
8. ‘Gantungin’ (bakalan bikin si cewek kesel dan marah-marah atau sedih dan merana)
9. Jaga jarak ( dari jarak berdiri, jarak tatap muka, jarak ngomong. Pokoknya jaga jarak!)
10. Stop komunikasi secara sengaja (ntar lama-lama juga malah ceweknya yang mutusin). (AnR)
MASIH PERINGATAN WADYABALA: TIPS INI BISA DICOBA, TETAPI PENGARUH DAN HASIL BERBEDA-BEDA PADA SETIAP KAWULA MUDA, DAN KITA TIDAK BERTANGGUNG JAWAB
(posted in prambors 08/04/05 - 13:31:00)
Posted at 02:46 pm by mike_kunyix
Permalink
10 Cara ‘Lepas’ dari Pacar
Terinspirasi dari film How to Lose a Guy in 10 Days, yang berusaha untuk ‘lepas’ dari seorang cowok. Ini jadi topiknya Cici Panda di DJ Kamoe hari ini (07/04/05). Kawula muda ditanyain soal caranya biar ‘lepas’ (bahasa halusnya dari putus.red) dari pacar kamu & jawabannya macem-macem. Ada dua versi tips, tips buat cowok & buat cewek. Nah, ini hasil polling Kawula Muda.
Cewek biasanya:
1. Cari masalah, dari masalah yang pernah muncul atau yang sama sekali gak nyambung.
2. Buat cowonya jadi ilfil (misalnya: dengan pake baju kegedean, stoking warna oranye dan ngomong melayu).
3. Jujur, langsung ngomong aja kalo mau putus.(= shock therapy)
4. Ngomong baik-baik, terserah kamu kalo mau ngasih tau alasannya atau ngarang.
5. Cuekin (abis-abisan!)
6. Menjauh (sejauh-jauhnya!)
7. STOP KOMUNIKASI (gak nelpon, gak terima telpon, gak bales sms & gak sms, dll)
8. Kurangin komunikasi sedikit demi sedikit.
9. Bohong (misalnya, bilang kalau orang tua kamu gak setuju)
10. Cari gebetan baru, sekalian menyenangkan hati (dan pastinya bikin ada yang sakit hati)
Buat cowok yang mau 'lepas' dari ceweknya,tungguin aja besok buat tipsnya ya!!!! PERINGATAN WADYABALA: TIPS INI BISA DICOBA, TETAPI PENGARUH DAN HASIL BERBEDA-BEDA PADA SETIAP KAWULA MUDA, DAN KITA TIDAK BERTANGGUNG JAWAB :)
posted in prambors
Posted at 11:20 am by mike_kunyix
Permalink
hai guys, just wanna share some stories from my weekend.
i had a marvelous time in Bandung. first road trip with my old school frenz . Lukas and welly made it a perfect combination to make me so tickled on the way there, great jokes, sometimes.."jorok" came from them..hehehhe.
First of all, we went to bogor to get my stuff first, got dinner with ny hunz bunz and then take a hike to bandung via puncak.
It's not that stucked after all, we arrived in bandung at 11pm. 2,5 hours trip. Picked up alex, and then had a "meat" dinner in Cikapundung. It was some food court, aside Cikapundung river. Damn, the taste was great, u can have babat, paru, gulai, as much as u want.
After that, VETERAN .....u can meet "banci" there..preety too, u can meet "barbie" there too. we're just trying to tease one of them, if we had guts :))
The next day was a blast, we had LEMbANg tour. Wihara and Kampung daun were our target..Kampung Daun, cozy place, maybe better if we went there at night. Then, Mie NAripan, u're right Lex, YUMMY noodles..hehehhe..
Saurday nite, cafe SIERRA ==>> Dago Atas<<==, "must go" cafe in Bandung, at least for me.
To be continued...==>>kerja dulu :p
Posted at 11:19 am by mike_kunyix
Permalink
Friday, April 08, 2005
ngga sengaja nemu tulisan mantan kajur kita di suara pembaruan tempo doeloe, pas marak2nya isue WNI keturunan cina, it's really interesting... worthed untuk di baca =)
have a nice reading....
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Masalah WNI Keturunan Cina
Oleh: Asep Saefuddin
Kami, kakak dan adik saya, dilahirkan dari keluarga petani yang sekaligus pedagang. Orangtua kami mengikuti Hukum Mendel untuk kebebasan segregasi dalam teori hereditas, yakni dari 10 anggota keluarga, ada 5 laki-laki dan 5 perempuan. Lalu, semua laki-laki berkecimpung di dunia pendidikan (guru), adapun yang perempuan adalah ibu rumah tangga sambil berjualan, warung sembako (bisnis kecil-kecilan). Barangkali di dalam khromosom Y (penentu jenis kelamin laki-laki) kami terdapat sifat ''kependidikan'', lalu di dalam khromosom X (penentu jenis kelamin perempuan) terdapat sifat ''senang berbisnis''. Wallahualam.
Kami tinggal di Kecamatan Garut-Kota di daerah pertokoan. Praktis tetangga di lingkungan keluarga kami adalah para pedagang yang pada umumnya keturunan Cina. Kehidupan masa kecil kami sampai remaja (SLTA) lebih banyak bermain dengan teman-teman Cina ketimbang bukan Cina. Begitu pula orangtua kami, sebagai pedagang tak pernah lepas dari hubungan dengan para pedagang Cina itu, baik masalah bisnis atau urusan sosial dan yang lainnya. Singkatnya, bagi kami, tiada hari tanpa Cina, kecuali di hari Minggu yang sering kami manfaatkan pergi ke sawah untuk bermain atau membantu petani yang masih terkait dulur, itupun terkadang kami pergi bersama tetangga yang Cina itu.
Anugerah Tuhan
Kami hidup sehari-hari berdampingan dengan keluarga Cina dan mereka pun hidup menyatu dengan budaya lokal (di dalam hal ini Sunda), perbedaan etnis sama sekali bukan penghalang buat kami untuk berhubungan. Masalah perbedaan etnis adalah anugerah Tuhan yang memang demikian adanya dan harus kita syukuri sebagai faktor keragaman alami. Saya orang Sunda dan mereka orang Cina adalah the state of being, tetapi yang jelas bahwa saya dan mereka adalah orang Indonesia. Untuk itu, tidak jarang saya ikut makan di rumah mereka, begitu pula mereka di rumah kami. Begitu intensnya hubungan kami, disadari atau tidak, saya telah mendapatkan pelajaran berharga dari mereka. Banyak hikmah yang sebenarnya dapat dipetik dari perilaku Cina, khususnya di dalam masalah kesungguh-sungguhan, kerja keras, keuletan, kedisiplinan, dan sifat-sifat produktif lainnya yang telah membawa mereka kepada kekuatan ekonomi yang luar biasa.
Di dalam hal berbisnis, kalau kita perhatikan dengan saksama, sebenarnya para keluarga Cina itu lebih banyak melakukan in-house training yang dilakukan sejak kecil dan rutin hampir setiap hari. Pada kesempatan acara makan malam misalnya, sering mereka melakukan diskusi ringan mengenai masalah perdagangan, peluang bisnis, komoditas unggulan pada skala lokal, nasional, dan bahkan internasional. Jadi program MBA (Master of Business Administration) pada dasarnya sudah mereka lakukan di dalam rumah secara riil dari hari ke hari, bukan sekadar teori-teori bisnis administrasi yang masih belum tentu juntrungannya. Tanpa gelar MBA formal, sebenarnya mereka (pada umumnya) adalah MBA yang sudah mendarah-daging.
Adalah sangat wajar bila kepiawaian mereka berbisnis jauh di atas rata-rata bangsa Indonesia pada umumnya.
Dengan kuatnya tingkat kepakaran para keluarga Cina di dalam berbisnis, ditambah dengan daya kekerabatan yang juga luar biasa kuatnya, maka mereka mampu membuat jejaring bisnis secara rapi baik untuk skala lokal-nasional maupun internasional. Sewaktu saya mendapat kesempatan sekolah di Guelph (kota kecil di Provinsi Ontario, Kanada) tahun 1990-1996, saya menemukan produk-produk pangan buatan Indonesia di toko Cina (Oriental Market) Guelph. Yang membuat saya terkejut, senang campur bangga adalah ketika saya menemukan biskuit bagelen Kho Pek Goan yang pabriknya persis di depan rumah saya di Garut. Saya merasa senang dan bangga karena pabrik roti sederhana di depan rumah yang banyak mempekerjakan warga Garut itu ternyata telah melanglangbuana ke manca negara. Hal ini adalah berkat keluarga Indonesia (keturunan Cina) yang membuka jejaring bisnis sampai ke pelosok-pelosok kota kecil di seluruh dunia.
Keunggulan Kompetitif
Kalau saya melihat, kemampuan para keluarga Cina untuk berbisnis adalah suatu keunggulan kompetitif yang sebenarnya patut kita syukuri. Artinya ketangguhan mereka harus menjadi modal dan pilar utama bangsa Indonesia di era globalisasi ini. Jadi, keunggulan ini harus dikemas sebaik-baiknya demi kepentingan bangsa dan negara, bukan sekadar untuk menguntungkan segelintir orang yang pada umumnya adalah mereka yang dekat dengan kekuasaan.
Saya berkeyakinan bahwa keluarga Cina melalui keuletannya akan mampu mendongkrak potensi sumber daya Indonesia untuk tujuan ekspor yang nantinya akan menambah devisa negara. Mereka tidak perlu diberi fasilitas berlebihan, dan sekaligus juga jangan dihalang-halangi sejauh mereka tidak menyalahi aspek legal yang berlaku di bumi Indonesia ini. Berikanlah perlakuan sesuai dengan hukum yang berlaku bagi semua warga negara, tanpa ada perkecualian. Hukumlah mereka seandainya bersalah dan berilah penghargaan bila mereka menaikkan citra bangsa Indonesia di mata dunia.
Kemudian, jadikanlah mereka sebagai mentor untuk mengkader bangsa Indonesia lainnya di dalam berbisnis baik untuk skala kecil atau pun besar. Jadi, mereka diberi kewajiban untuk menyatu dengan masyarakat Indonesia. Dan masyarakat Indonesia harus mau terbuka dengan mereka seraya menerima mereka secara apa adanya dengan berbagai kelebihan dan kekurangannya.
Dalam menghadapi millenium ketiga ini kita harus lebih bersikap rasional daripada emosional. Di dalam berbisnis ini, kemampuan keluarga Cina secara umum belum ada penggantinya. Jadi kita harus belajar kepada mereka. Bukannya malah mereka dibenci, dijauhi, atau dijarah. Di dalam konteks ini, peranan hukum kenegaraan untuk memperlakukan mereka secara sama akan sangat membantu upaya pembauran. Disiplin penyelenggaraan hukum ini harus kental di permukaan. Diskriminasi pelaksanaan hukum akan membahayakan kehidupan bangsa.
Keunggulan berbisnis ini sebenarnya adalah salah satu akibat dari sifat ketekunan, kesungguh-sungguhan dan kerja keras mereka yang luar biasa. Ketiga sifat ini pada dasarnya sangat diperlukan untuk fakultas kehidupan lainnya, misalnya sebagai saintis. Sewaktu saya kuliah S1 (Institut Pertanian Bogor), saya mempunyai teman WNI-Cina yang sekarang ini telah menjadi profesor di UCD (University-College of Dublin) Irlandia. Teman saya itu memperoleh PhD dari Davis-California sekitar 10 tahun yang lalu dan sempat menjadi profesor di University of Washington, Seattle, USA, selama sekitar 5 tahun. Saat ini dia sering di-acknowledge oleh jurnal-jurnal statistika bergengsi pada tingkat internasional, termasuk Jurnal Biometrika tempat berkumpulnya para ''dedengkot'' statistika dunia.
Banyak penemuan teman saya itu dalam teori dan aplikasi statistika yang telah membuat nama IPB terbawa-bawa sebagai almamater pertamanya. (Kalaulah saya anggota Senat IPB, saya akan usulkan orang itu untuk mendapat gelar ''Doctor Honoris Causa'', sebuah gelar yang sebenarnya bukanlah sekadar monopoli para pejabat tinggi). Saya yakin, saintis Indonesia keturunan Cina di manca negara ini tidak hanya teman saya itu. Bila mereka diberi penghargaan nasional, nama Indonesia di kancah keilmuan dunia akan menjadi bersinar-sinar.
Bila ruang gerak untuk para keluarga Cina itu diperluas tidak saja di sektor bisnis, saya berkeyakinan bahwa mereka dapat memberikan sumbangsih yang signifikan dalam membawa nama Indonesia ke tingkat internasional. Hal ini tentu akan memberikan pengaruh positif bagi kehidupan berbangsa dan bernegara termasuk dalam menaikkan citra Indonesia di mata internasional. Sebagai akibatnya investasi asing pun akan mengalir ke negara ini. Untuk itu, sangat layak bila mereka diperlakukan sama dengan suku-suku Indonesia lainnya untuk berkiprah di dalam sektor apa saja, termasuk politik dan pemerintahan.
Keragaman kesukuan atau etnis adalah pertanda kebesaran Ilahi dan anugerah buat bangsa Indonesia. Mensyukuri keragaman ini adalah kewajiban kita semua, yaitu dengan meningkatkan kerja sama antara seluruh komponen bangsa secara objektif, bijak, tanpa perlakuan diskriminatif. Dunia masa depan akan sangat memerlukan kerja sama yang tinggi diantara kita. Tanpa itu semua, kita akan tergusur-gusur oleh derasnya perkembangan zaman. Tiada gading yang tak retak berlaku untuk semua, termasuk seluruh suku yang ada di Indonesia ini. Jadi berperilakulah wajar dalam hidup dan kehidupan ini. Tempatkan kebenaran sebagai kebenaran dan kesalahan sebagai kesalahan, jangan dicampur aduk.***
Penulis adalah dosen Institut Pertanian Bogor
Posted at 11:00 am by mike_kunyix
Permalink
Thursday, March 31, 2005
guys, u should watch this serial TV.. awesome..a boy ,with his single parent mom, struggling with the deniable from his own dad. Conflict, love, brotherhood, sports, sex, it's all here...Enjoy
One Tree Hill Website
Posted at 09:39 am by mike_kunyix
Permalink
Simple Plan menggila di Tennis Indoor
Mungkin agak ngecewain pas kamu tahu kalo tiket konser Simple Plan sold out di minggu kedua. Tapi, itu jadi bukti kalo konser band punk pop yang satu ini emang ditungguin banget sama Kawula Muda. Prambors (diwakilin Music Director Prambors tercinta Anton Wahyudi) beruntung banget dapet kesempatan buat nonton dan juga ketemu langsung sama Pierre dkk dari Warner Music Indonesia. And the story begins Simple Plan nyampe di (airport) Jakarta hari Jumat 25 Maret 2005 jam 19.30 wib. Setelah sempet istirahat sebentar di hotel, Pierre (vocal), David (bassis), Chuck (drummer), & Jeff (gitar) makan malem bareng Prambors, Majalah Hai dan Warner Music Indonesia. Walopun perjalanan mereka lumayan bikin cape, tapi ngobrol-ngobrolnya tetep lancar...(termasuk urusan tuntutan perut alias makan) - Sebastian gak bisa ikutan gabung karena dia masih istirahat & karena Jeff baru aja sakit pas di Jepang, dia agak hati-hati milih makanan. Yang paling menarik adalah, selain cinta dan tertarik sama musik Chuck juga sangat tertarik sama hal-hal seputar manajemen band, dia banyak nanya soal bisnis band (mungkin dia niat jadi produser atau manajer artis kalo udah pensiun nanti..). Sebelum acara ngobrol-ngobrol selesai, desert gak dicoba sama sekali sama Pierre dkk bukan karena mereka kenyang tapi karena rasa DUREN yang aneh banget buat mereka (mungkin takut mabok duren pas konser..) Sabtu, 26 Maret 2005..the big day Prambors udah dateng dari jam 7 & kerumunan penonton udah rameeeeee banget. Acara yang jadwalnya jam 20.00 wib udah menambah barikade dan memperketat keamanan. Konser dimulai 20.10 wib dengan opening song "Shut Upˇ" yang disambut heboh penonton. Simple Plan ngebawain 18 lagu yang emang lagu-lagu hits mereka. Mereka jugaa ngebawain 2 cover version, salah satunya lagu The Darkness "Believe in thing Called Love" yang ternyata gak terlalu familiar buat fans Simple Plan. Walopun Simple Plan adalah band beraliran punk pop, ternyata malam itu suara dan teriakan cewek-cewek lebih dominan dan "menggila" dibanding cowok-cowok (beware girls these days...lebih garang). Personil Simple Plan juga sempet tuker posisi, Sebastian main bass & David main gitar. Chuck juga nunjukin antusias manggung di Jakarta sampe bawa bendera Merah Putih dan ditaro di ampli bass. Suasana makin heboh dan seru, stamina dan semangat penonton gak berkurang sedikitpun (termasuk teriakan histeris cewek-cewek), apalagi pas Simple Plan khusus nyanyiin salah satu lagu dari album baru mereka "Crazy" yang mereka bilang belum pernah dinyanyiin di konser-konser sebelumnya. "Perfect" jadi repertoire terakhir konser mereka. Overall, konser Simple Plan bagus banget karena mereka dateng pas banget sama Kawula Muda yang emang lagi "menggila" lagu-lagu mereka. Fans bisa puas nyanyi bareng walopun sound-nya bikin "capek" kuping & kurang keren buat ukuran konser rock/cadas. Still, it was a rockin' gig!
(Posted in prambors FM at 28/03/05 - 21:20:00)
Posted at 09:18 am by mike_kunyix
Permalink
Thursday, March 10, 2005
Fiuh....Ongkos ke kantor naek deh...
yup..it's one ordinary day...office day, but something particular happened. The bus tariff from Bogor to UKI (JKT) is up to 1000 IDR, so the cost now is 4500 IDR. Since the oil price hiked a few days ago, the bus hasn't done anything about it. Surprisingly, they just did it this morning. Anyway, it continues when i took the next bus from UKI to Sudirman..heheheh.it's new one too. The Tariff is up to 500 IDR, become 3500..gee...not to mention any other expenses along the way , like drinks, beggars, singing beggars.....yah.......we'll see what happen next...
my girlfriend has a joke about it....
here it is..
yang, km tau ga ?harga BBM tuh mau turun lho...kamu nonton aja SCTV malem ini..di program Mimpi Kali Yee..hehhehhehe..(no offense)
Comments ?? feel free okay
Posted at 09:21 am by mike_kunyix
Permalink
|